Tips Mengedit HTML Blogspot

Jumat, 12 Februari 2010


Jika kita mengotak-atik atau mengedit HTML blog kadang2 akan mengalami kesulitan, apalagi bagi yang masih agak pemula. Entah itu gak bisa nemu kode yang mau diedit lah, gak bisa disimpan karena error lah, Ada pesen error yang gak jelas lah, dan lah-lah yang lain, ya to...??? Nha trik dan tips kali ini akan mencoba gimana cara untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi masalah "lah-lah" yang kadang2 atau sering terjadi tersebut.
Berikut ini beberapa tips untuk edit HTML bogger:

1. Backup Template
Membackup template ini penting karena jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, misalnya blog jadi rusak maka kita bisa membuatnya seperti sediakala (sebelum rusak) jika kita sebelumnya sudah membackup template. Cara membackup template ini mudah. Cukup klik pada link "Download Full Template" lalu simpan file template di komputer kita. Kalo terjadi kesalahan yang tidak bisa kita atasi, kita tinggal upload aja file template tersebut.


2. Memberi Tanda Centang pada Kotak "Expand Widget Template"
Ini yang kadang2 dilupakan para "editor". Kalau kotak "Expand Widget Templates" tidak dicentang maka kode2 yang dicari kemungkinan tidak ditemukan. Tapi kadang2 hal ini tidak perlu dilakukan tergantung dari petunjuk tutorialnya. Makanya perhatikan baik2 tutorialnya kalo mau Edit HTML blog.

3. Tips Mempermudah Pencarian
Untuk mempermudah pencarian kode yaitu dengan meng-copy dulu kode yang mau dicari kemudian tekan "Ctrl+f" lalu masukkan kode yang dicopy tadi kedalam kotak yg muncul. Kalo misalkan kode yang dicari tidak muncul maka cobalah mencari sebagian dari kode tersebut. Misal mau mencari kode

jika tidak ketemu maka cb carilah sebagiannya atau seperti ini data:post.body kalau sudah ketemu maka klik tombol next untuk melihat apakah ada kode lain yang sama untuk memastikan kode yang dikehendaki. Tapi tips ini sepertinya sulit dilakakukan jika menggunakan browser "Chrome" paling mudah jika menggunakan "Mozilla Firefox".


4. Tips Menghadapi Error Yang Muncul
Jika saat menyimpan hasil editan kemudian muncul pesan error, misal seperti ini:
We were unable to save your template
Please correct the error below, and submit your template again.
Your template could not be parsed as it is not well-formed. Please make sure.....
Maka hal yang harus kita lakukan adalah berusaha memahami pesan error tersebut. Kemudian kita cek kembali tutorial yang kita baca apakah langkah-langkah yang sudah kita lakukan bener2 sesuai dengan tutorialnya. kalau tidak yakin maka kita bisa mengulangi lagi tutorialnya dari awal dengan mengklik tombol "Clear Edit" terlebih dahulu.


Mungkin untuk masalah mengahadapi berbagai pesan error ini akan kita bahas lebih lanjut diepisode yang lainnya yang lebih spesifik.

Cara Upload File ke Web Hosting

Kamis, 10 Desember 2009


Cara upload file ke web hosting sangat mudah, untuk lebih lanjut silahkan ikuti langkah berikut, untuk cara ini bisa juga di terapkan pada joomla:

1. Siapkan seluruh file yang akan di upload, dan kemudian kita kompres dulu, INGAT!, JANGAN DI KOMPRES DENGAN EKSTENSI SELAIN .ZIP, alasan nya, karena setiap Cpanel webhosting hanya mendukung extract file dengan ekstensi .ZIP, selain dari itu (rar, gz.zip, 7zip dll) tidak akan bisa di extract.

2. Lalu upload lah file yang sudah di extract tadi di public.htm yang ada pada file manager, bila kita mau upload di subdomain tinggal pilih saja subdomain nya, lalu upload seperti biasa.

3. lalu file yang sudah di upload dan dalam keadaan di kompres bisa di extract dulu.

4. Dan untuk menginstal script nya tinggal lihat file “readme.txt” nanti di situ akan ada URL untuk melakukan instalasi nya.

Tutorial ini hanya sampai pada tahap pengupload-an, dan untuk instalasi nya mungkin akan di bahas di artikel yang lain.

NOTE: ada cara lain dalam melakukan proses pengupload-an, yaitu dengan menggunakan ftp, namun ftp ini tidak mutlak di butuhkan, mungkin cara ini (ftp) dilakukan ketika kita upload file web kita pada hosting gratisan seperti 000webhost.com.

Semoga membantu.

Sumber : http://hasiaulia.net/2009/08/16/cara-upload-file-ke-web-hosting/

Instalasi Server Joomla di Localhost (Komputer)


CMS Joomla adalah salah satu CMS atau biasa disebut dengan istilah Content Management System, CMS ini sangat mudah dipelajari untuk kita yang ingin membuat website, joomla sangat powerful dalam pembuatan website, dari jenis web yang simpel hingga web yang memiliki level yang sudah kompleks. agar memperoleh info lebih banyak mengenai Content manajemen system ini, kita bisa melihat web resmi dari CMS joomla ini yang berada di opensourcecms.com

Kali ini saya ingin mendeskripsikan tentang bagaimana instalasi server CMS joomla pada localhost atau pada PC kita (secara offline). manfaat bila kita melakukan instalasi server CMS joomla pada PC kita (localhost) adalah kita dapat lebih mengeksplorasi suatu ide-ide kreatif dalam melakukan pendesainan/pembuatan web.

Joomla dapat digunakan sebagai website pribadi (blog) atau juga website sebuah institusi, toko online dll, dan suatu hal yang tidak kalah penting nya, kita dapat melakukan percobaan atau dalam istilah belajar nya adalah “trial & error” pada Semua module, extensi, component, template dsb yang ada pada Joomla, kita pun dapat melakukan settingan header yang ada pada bagian template sesuai dengan keinginan dan kreatifitas kita.

Dan proses editing pun bisa berlangsung dengan lancar. Tetapi bila kita melakukan editing secara langsung (online) pada internet (hosting yang sudah berbayar), kebutuhan (biaya) yang harus kita keluarkan menjadi akan lebih banyak, belum termasuk dengan problem internet yang memiliki koneksi lemot.

Dalam bagian dasar, CMS Joomla memiliki 4 bagian, bagian dasar nya adalah sebagai berikut :

1. Script PHP, PHP adalah bahasa pemrogramman yang dipakai dalam pengembangan CMS Joomla. Agar dapat memperoleh Info yang lebih lanjut kita dapat melihat penjelasan pada website nya (php.net)

2. Database MySQL, adalah wadah untuk menyimpan semua content (isi) dan settingan web CMS Joomla. Agar dapat memperoleh info yang lebih lanjut, kita dapat melihat penjelasan nya pada website nya (mysql.com)

3. Web Server Apache, sebagai tools pendukung dalam pembuatan sebuah aplikasi PHP (apache.org).

4. PHPMyAdmin adalah sebuah aplikasi yang bisa kita pakai untuk melakukan pembuatan database, database untuk pengguna (user), kita juga dapat melakukan modifikasi pada tabel, dan juga kita dapat melakukan import database dengan cepat dan melalui beberapa langkah yang simple.

Ada 2 cara yang dapat kita gunakan untuk melakukan instalasi dari komponen yang tadi saya jelaskan yaitu:

1. melakukan instalasi dengan cara terpisah untuk setiap aplikasi tadi(Apache, PHP, dan MySQL).

2. instalasi aplikasi untuk web server dengan cara kedua ini kita sudah memperoleh semua komponen yang ada. aplikasi Web Server pun beragam jenis nya. aplikasi web server yang akan kita gunakan kali ini adalah XAMPP karena lebih mudah.

I. CARA MELAKUKAN INTALASI XAMPP SERVER

Saat ini kita akan melakuakan instalasi komponen XAMPP yang sudah memiliki semua komponen lengkap nya seoerti Apache dan MySQL dan juga PHP, jadi kita gak usah instal komponen nya secara terpisah. silahkan download aplikasi web server ini secara cuma-cuma di apachefriends.org

1. Silahkan Download aplikasi web serever xampp (for windows) karena kita pake OS windows.

2. Lalu setelah itu silahkan klik 2x dan kita akan mulai lakukan pengisntalan, kita next-next aja terus, nanti pada langkah sulitnya akan saya jelaskan lagi.

3. pada langkah yang ada pada jendela option seperti pada gambar di bawah ini, di bagian service section, kita beri tanda ceklist di bagian “install apache as service” dan juga “install mySQL as service”.



4. Lalu jika ada pertanyaan “Congratulations! The installation was was successful bla…bla..bla..” Pilih saja YES, maka kita akan mulai aktif dan masuk pada jendela web server panel seperti pada gambar di bawah ini.



dan kita pun selesai dalam menginstal aplikasi web server ini. Dan kemudian cara mengisntal joomla nya di localhost adalah.

kita bisa download dulu file joomla nya di joomla.org, dan kita extract file joomla nya di C-> XAMPP->htdocs-> dan di bagian ini kita buat dulu folder baru dan kemudian kita extract file joomla yang di ZIP tadi di sini.

Dan untuk melakukan instalasi selanjutnya silahkan baca referensi nya di artikel saya yang DISINI.

Selamat mencoba.

Sumber : http://hasiaulia.net/2009/08/13/instalasi-server-joomla-di-localhost-komputer/

Memory/space cpanel cepat penuh sendiri di joomla


Waktu pertama bikin blog HasiAulia.Net saya pernah mengalami beberapa hal yang bisa dibilang agak janggal, yaitu memory di cpanel saya tiba-tiba penuh sendiri tanpa alasan yang jelas, tadi nya saya berpikir bahwa pihak hosting lah yang menyebabkan space di cpanel saya jadi cepat penuh, tapi ternyata dugaan saya salah , setelah usut punya usut yang membuat space saya cepat penuh dengan sendiri nya ialah karena ada plugin bernama cache yang saya aktifkan.

Sebenarnya plugin cache ini tidak perlu di non-aktifkan, karena sebenarnya ada beberapa extensi joomla yang memang pada umumnya memerlukan kinerja cache ini agar dapat berfungsi normal, contohnya extensi jcomment, nah yang jadi maslah sebenarnya berapa lama cache tersebut berada, nah di settingan ini kita harus mengeset waktu yang jangan terlalu lam, hmmm…mungkin kita hanya perlu waktu 5 menit saja.

Dan untuk mengsetting ini ada di global configuration yang ada di back-end joomla, dan selain itu rajin-rajinlah (tiap pagi hari) kita meng-clear cache yang ada di joomla ini, di menu tools->clean cach, nag memang kada ng memory kita masih suka nambah tiba-tiba tapi lebih minimal, karena jujur saja dengan space yang yang saya miliki (100Mb) masih kurang untuk menampung cacheyang ada di joomla ini. sekian.

Sumber : http://hasiaulia.net/2009/08/04/memoryspace-cpanel-cepat-penuh-sendiri-di-joomla/

Mengamankan directory administrator joomla walaupun password dan username sudah diketahui


Mungkin bagi para admin joomla agak ketakutan kalo buka back-end (zona admin) di warnet, alasan nya biasa, yaitu takut password dan username nya dicuri.

nah, sekarang buat para admin joomla gak usah takut lagi, kalo memang pass dan username back-end anda sudah diketahui orang lain, karena para “pencuri” password dan username itu tidak akan bisa menembus ke back-end anda, ini juga merupakan tindakan pengamanan dari SQL injection yang inti nya sama yaitu meng-inject sebuah web untuk mendapatkan password dan username admin.

cara nya mudah, yaitu hanya sedikit perubahan pada setting “redirect” di Cpanel anda, dengan mensetting “redirect” directory admin ke tempat lain yang anda inginkan,

jadi anda setting misalnya Nama webblog saya adalah HasiAulia.Net, nah untuk masuk ke back-end saya harus melalui URL HasiAulia.Net/administrator, nah kita redirect saja URL HasiAulia.Net/administrator ke URL lain misal nya saja kita redirect ke URL HasiAulia.Net, nah jadi ketika ada orang yang ingin mengakses “zona admin” kita maka dia tidak bisa memasuki nyadan akan ter-”redirect ke URL yang kita tentukan.

nah lalu bagaimana jika anda ingin masuk ke Back-end? gampang, tinggal masuk saja ke Cpanel anda dan setting redirect administrator nya ke semula.

Sumber : http://hasiaulia.net/2009/08/03/mengamankan-directory-administrator-joomla-walaupun-password-dan-username-sudah-diketahui/